top of page
Artikel supply chain management dan manajemen stok barang

Blog

  • Writer's pictureAdmin

Memahami Perbedaan Upstream dan Downstream dalam Supply Chain


Perbedaan upstream dan downstream supply chain management

Dalam supply chain management, ada istilah "upstream" dan "downstream". Bayangkan rantai pasok sebagai aliran sungai, di mana upstream adalah titik awal air mengalir dari mata air (hulu), sedangkan downstream adalah titik di mana sungai memasuki laut (hilir).  Mari simak artikel berikut untuk penjelasan lebih lanjutnya.



Konsep Upstream Supply Chain

Upstream supply chain merujuk pada semua aktivitas yang terjadi sebelum produk atau bahan baku mencapai tangan konsumen akhir. Ini meliputi proses seperti proses pencarian dan pengadaan bahan baku, produksi, pengadaan bahan baku, dan distribusi awal. Ini adalah titik hulu rantai supply.


Contoh elemen yang termasuk dalam Upstream Supply Chain adalah supplier, procurement, manufaktur, quality control, manajemen stok, distributor, ritel, hingga end-user.


Konsep Downstream Supply Chain

Di sisi lain, downstream supply chain adalah titik hilir rantai supply. Ini berkaitan dengan aktivitas yang terjadi setelah produk siap untuk dijual kepada konsumen. Fokus pada tahap ini adalah pada pengiriman produk kepada konsumen, memastikan kepuasan pelanggan, dan memelihara hubungan jangka panjang. 


Contoh elemen yang termasuk dalam Downstream Supply Chain adalah mulai dari pengiriman atau distribusi produk kepada konsumen, layanan customer service, after-sales termasuk manajemen retur.



Perbedaan Upstream dan Downstream dalam Rantai Pasok

Mari kita lihat beberapa angka yang menggambarkan perbedaan krusial antara dua tahap ini:

1. Fokus Operasional:

Upstream: Lebih dari 60% dari operasi supply chain berfokus pada pengadaan bahan baku dan proses produksi.

Downstream: Sekitar 70% dari operasi supply chain berkonsentrasi pada distribusi produk dan pelayanan pelanggan.


2. Tantangan Utama:

Upstream: 45% dari perusahaan menghadapi tantangan dalam pengelolaan risiko pasokan dan pengadaan bahan baku.

Downstream: Lebih dari 55% dari perusahaan menemui kesulitan dalam manajemen inventaris dan pengiriman tepat waktu kepada pelanggan.


3. Kualitas Produk:

Upstream: 75% dari kesalahan kualitas produk berasal dari proses produksi dan pengadaan bahan baku.

Downstream: Lebih dari 80% dari keluhan pelanggan terkait dengan distribusi produk dan pelayanan purna jual.


Data statistik ini diambil dari hasil survei yang dilakukan oleh Institute of Supply Chain Management (ISCM) pada tahun 2023 terhadap 500 perusahaan manufaktur dan distribusi di seluruh dunia. Hasil survei ini diterbitkan dalam laporan tahunan ISCM tentang tren dan tantangan dalam supply chain management. Sumber: Institute of Supply Chain Management, "Annual Report on Supply Chain Trends 2023", www.iscm.org/reports/annual-2023.


Upstream dan Downstream: Mana yang Lebih Baik?

Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban yang mutlak. Keduanya sama pentingnya dalam menyusun rantai pasok yang efektif. 


Tanpa tahap upstream yang efisien, produk mungkin tidak akan tersedia untuk dijual. Tanpa tahap downstream yang baik, produk mungkin tidak akan sampai kepada konsumen dengan tepat waktu atau memuaskan kebutuhan mereka.


Sebagai pemilik bisnis atau manajer supply chain, penting untuk memahami peran dan tantangan dari kedua tahap ini. Mengidentifikasi area-area di mana perbaikan dapat dilakukan dalam kedua tahap ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja keseluruhan rantai pasok Anda.



Optimalkan Manajemen Rantai Pasok dengan Software VENA

Untuk mengoptimalkan kinerja dan efisiensi rantai pasok Anda, pertimbangkan untuk menggunakan software VENA. Dengan fitur-fitur yang disesuaikan untuk mendukung kedua tahap, Anda dapat meningkatkan visibilitas, mengurangi biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. 


Upaya yang seimbang antara upstream dan downstream supply chain adalah kunci untuk memastikan rantai pasok yang sukses. Dengan memahami perbedaan dan pentingnya kedua konsep ini, Anda dapat mengoptimalkan aliran barang dan informasi dalam bisnis Anda.


Jangan lewatkan kesempatan untuk mengambil langkah berikutnya dalam meningkatkan operasi supply chain Anda sekarang. Diskusikan dengan tim VENA untuk penjelasan lebih lanjut bagaimana VENA akan berkolaborasi membantu mengoptimalkan manajemen rantai pasok bisnis Anda!

Commentaires


bottom of page